Friday, April 22, 2011

Bapak Tiri!

Ngakunya sih seperti "ksatria". Tapi kelakuannya bak pecundang.
Ngakunya sih bisa "bela diri". Tapi bicaranya tak mencerminkan itu smua.
Ngakunya sih berakhlak tinggi. Tapi kelakuannya seperti tak punya malu.
Ngakunya sih punya posisi. Tapi tak punya budi dan hati.

Ahh, apalah itu!
Saya sudah tak peduli.
Toh, kami berharap, Bapak juga tak ambil pusing.
Yang penting Bapak senang.
Lakukan smua yang Bapak mau,
Tak usahlah peduli mau rakyat melarat atau senang.
Yang penting Bapak bisa puaskan nafsumu!
Tak peduli kami meronta menginginkan kasih sayang.

Yang penting kan Bapak, semua terserah Bapak.
Kami tak berhak menentu... Akan nasib kami sendiri.

Ya ya, benar mungkin,
Kalau nggak mau kena tsunami ya jangan hidup di sana.
Ah, bisa nggak ya, kalau nggak mau hidup susah, jangan hidup sama Bapak!
Cari saja Bapak lain...
Kalau di cerita dongeng, Bapak Tiri biasanya jahat, di cerita ini, belum tentu kok.
Toh Bapak sendiri juga tak punya hati.
Jadi mending cari Bapak tiri!
Aku sudah muak akan smua ini!
Daaah, Bapak!
 
Linggayani Soentoro
November 5, 2010

No comments:

Post a Comment